PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH 1 PATUK GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA TAHUN 2025
Abstrak
Kesehatan jiwa adalah suatu kondisi sejahtera secara fisik, sosial dan mental yang lengkap dan tidak hanya terbebas dari penyakit atau kecacatan. Kesehatan jiwa pada perkembanan remaja merupakan salah satu pokok penting, juga dengan adanya dukungan sosial sekitar juga mampu membantu perkembangan remaja. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, terdapat lebih dari 19 juta penduduk Indonesia usia kurang dari 15 tahun memiliki gangguan mental emosional. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Media Sosial dan Dukungan Keluarga Terhadap Kesehatan Mental Remaja di SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul Yogyakarta Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat. Hasil: Variabel media sosial mempunyai angka signifikan (0,034) di bawah 0,05, dengan demikian variabel media sosial berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental remaja SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul Yogyakarta.Variabel dukungan keluarga mempunyai angka signifikan (0,003) di bawah 0,05, dengan demikian variabel dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap remaja SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul Yogyakarta.
Kesimpulan: Ada Pengaruh yang signifikan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja di SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul Yogyakarta Tahun 2025 dan Ada Pengaruh yang signifikan Dukungan Keluarga Terhadap Kesehatan Mental Remaja di SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul Yogyakarta Tahun 2025.
Referensi
Bayraktar, F., Machackova, H., Dedkova, L., & Cerna, A. (2015). Cyberbullying: The Discriminant Factors Among Cyberbullies, Cybervictims, and Cyberbully-Victims in a Czech Adolescent Sample. Journal of Interpersonal Violence, 30(18), 3192– 3216. https://doi.org/10.1177/0886260514555 006
Chris Natalia, E. (2016). Remaja, Media Sosial Dan Cyberbullying. Jurnal Ilmiah Komunikasi, 5, 119–139. https://doi.org
Fazry, L., & Apsari, N. C. (2021). Pengaruh media sosial terhadap perilaku cyberbullying di kalangan remaja. Jurnal Pengabdian Dan Penelitian Kepada Masyarakat, 2(1), 28-36.
Jalal, N. M., Idris, M., & Muliana, M. (2021). Faktor-faktor cyberbullying pada remaja. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 1-9.
JAMA Pediatrics. (2018). Cyberbullying and its association with mental health in adolescents.Retrievedfrom https://jamanetwork.com/journals/jamapediatrics/fullarticle/2684932
Notoatmodjo, Soekidjo. Promosi Kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Renika Cipta .2015.
Notoatmodjo, Soekidjo. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Renika Cipta. 2017
Notoatmodjo, Soekidjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Renika Cipta. 2018.
Pew Research Center. (2021). Teens, Social Media & Technology 2021. Retrieved from https://www.pewresearch.org/internet/2021/08/12/teens-social-media-and-technology-2021
Putri, H. N., Nauli, F. A., & Novayelinda, R. (2015). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Bullying pada Remaja. Jurnal Online Mhaasiswa, 2(2), 1149–1159. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPS IK/article/view/8279/7949
Rahayu, F. S. (2013). Cyberbullying Sebagai Dampak Negatif Penggunaan Teknologi Informasi. Jurnal Sistem Informasi, 8(1), 22–31. https://doi.org/https://doi.org/10.21609/ jsi.v8i1.321
Riswanto, D., & Marsinun, R. (2020). Perilaku cyberbullying remaja di media sosial. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 12(2), 98-111.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Retrieved from https://www.dpr.go.id/jdih/index/id/660
UNICEF. (2019). Children and young people’s voices on online bullying. Retrieved from https://www.unicef.org/reports/children-and-young-peoples-voices-online-bullying
UNICEF. (2020). Cyberbullying: Apa itu dan bagaimana menghentikannya. UNICEF.








