ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS COMORO KABUPATEN DILI TIMOR LESTE 2025

Penulis

  • Augusto Pereira Guteres Universitas Bhakti Husada Indonesia
  • Dewi Laelatul Badriah Universitas Bhakti Husada Indonesia
  • Dwi Nastiti Iswarawanti Universitas Bhakti Husada Indonesia
  • Esty Febriani Universitas Bhakti Husada Indonesia

Abstrak

Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat terutama pada kelompok usia produktif. Secara global, pada tahun 2024 diperkirakan terdapat lebih dari 537 juta orang dewasa yang hidup dengan diabetes. Jenis penelitian adalah analitik deskriptif dengan desain Cross Sectional. Populasi berjumlah 4.226 pasien dan sampel berjumlah 119 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Ada hubungan yang signifikan antara pola makan (p = 0,000), kepatuhan minum obat (p = 0,002), dukungan keluarga (p = 0,000), kebiasaan merokok (p = 0,010) dan tingkat stress (p = 0,000) dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Comoro Kabupaten Dili Timor Leste 2025. Perlu adanya penguatan program edukasi dan konseling tentang manajemen DM, melaksanakan pemeriksaan gula darah rutin, pendampingan pasien melalui kader kesehatan, serta menyediakan program manajemen stres dan dukungan psikososial bagi pasien dan keluarga

Referensi

Ali, R., Khan, S., & Ahmed, N., 2021. Impact of medication adherence on glycemic control in diabetic patients. Diabetes Research and Clinical Practice, 175, p.108795.

Dili Health Office, (2024). Laporan Kesehatan Kabupaten Dili 2024. Dili: Dili Health Office.

Fitriani, N., Suryani, D., & Wahyuni, S. (2020). Hubungan tingkat stres dengan kontrol gula darah pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 112–119.

Garcia, M., Smith, J., & Lopez, R., (2020). Smoking and diabetes: Pathophysiological link and clinical implications. Journal of Clinical Endocrinology, 105(7), pp.e2563-e2572.

International Diabetes Federation, (2023). IDF Diabetes Atlas, 11th Edition. Brussels: IDF.

Johnson, K., Matthews, L., & Brown, P., (2019). Physical inactivity and risk of diabetes: A population study. Preventive Medicine, 125, pp.57-63.

Lopez, A., Martinez, J., & Hernandez, L., 2019. Stress hormone cortisol and glucose metabolism: Implications for diabetes. Endocrine Reviews, 40(5), pp.1168-1175.

Ministry of Health Timor Leste, (2023). National Health Survey Report 2023. Dili: Ministry of Health.

Nguyen, T. & Lee, J., (2020). Dietary patterns and type 2 diabetes risk: A meta-analysis. Nutrients, 12(4), p.1173.

Patel, R. & Kumar, S., (2021). Social support and diabetes management outcomes: A meta-analytic review. Diabetes Care, 44(3), pp.741-750.

Prasetyo, B., Laili, N., & Sari, W. (2021). Epidemiologi tuberkulosis di usia produktif: Studi di Kabupaten Jember. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 5(3), 210–218.

Putra, A. R., & Rahmawati, D. (2022). Penggunaan Model PRECEDE untuk Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 89-97.

Selye, H. (1976). Stress in Health and Disease. Butterworth-Heinemann.

Wijayanti, E. (2020). Peran gaya hidup sehat dalam pengendalian kadar gula darah pada pasien DM dengan stres psikologis. Jurnal Keperawatan Malang, 5(1), 41–50.

World Health Organization, (2021). Global Report on Diabetes. Geneva: WHO

Unduhan

Diterbitkan

03/30/2026

Cara Mengutip

Pereira Guteres, A., Laelatul Badriah, D. ., Nastiti Iswarawanti, D. ., & Febriani, E. . (2026). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS COMORO KABUPATEN DILI TIMOR LESTE 2025. Jurnal Mitra, 5(1). Diambil dari https://jurnal.mitrasmart.co.id/index.php/jm/article/view/183